KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah utara guna meningkatkan konektivitas antarwilayah. Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, turun langsung meninjau sejumlah ruas jalan strategis yang menghubungkan Kecamatan Pejagoan, Karanggayam, hingga Sempor, Senin (6/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Edi Rianto, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan proyek yang kini memasuki tahap pengadaan.
Monitoring diawali di Ruas Jalan Peniron–Karanggayam dengan panjang total 10,34 kilometer. Pada ruas ini, pemerintah merencanakan perkerasan beton dan aspal di sejumlah titik prioritas di Desa Peniron dengan alokasi anggaran sebesar Rp1,3 miliar.
Selanjutnya, rombongan bergerak ke Ruas Jalan Karanggayam–Kebakalan yang menjadi jalur vital penghubung Karanganyar menuju Sadang. Di kawasan ini, perhatian utama difokuskan pada mitigasi bencana longsor yang kerap mengancam pengguna jalan.
Di Desa Logandu, penanganan darurat akan dilakukan melalui pemasangan bronjong setinggi lima meter dengan anggaran Rp200 juta. Sementara di Desa Clapar, kondisi longsoran dinilai lebih kompleks sehingga membutuhkan penanganan serius.
“Kondisi di Desa Clapar cukup rawan. Tahun ini kami fokus pada penanganan longsoran dengan membangun Dinding Penahan Tanah (DPT) setinggi 8,5 meter menggunakan pondasi borepile. Pagu anggarannya sekitar Rp2 miliar agar konstruksinya benar-benar kokoh,” ujar Bupati Lilis.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke arah barat, tepatnya di Ruas Jalan Pagebangan–Somagede sepanjang 10,63 kilometer. Jalur penghubung Karanggayam dengan jalan provinsi di Sempor ini akan diperkuat melalui perkerasan beton serta pembangunan sistem drainase u-ditch dengan total anggaran Rp2,17 miliar. Langkah ini diambil untuk mengatasi genangan air yang kerap merusak badan jalan.
Kegiatan monitoring ditutup di Ruas Jalan Kalirejo–Kenteng. Dengan pagu anggaran Rp2,5 miliar, proyek ini mencakup perkerasan beton sepanjang 600 meter di Desa Kalirejo serta pengaspalan sepanjang 1.000 meter di Desa Kenteng.
Melalui rangkaian pembangunan tersebut, Bupati berharap akses distribusi barang dan jasa di wilayah utara Kebumen semakin lancar, sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















