Wisata

Banyak yang Belum Tahu, Ini Pesona Tersembunyi Curug Widodari di Karanganyar

666
×

Banyak yang Belum Tahu, Ini Pesona Tersembunyi Curug Widodari di Karanganyar

Sebarkan artikel ini

KARANGANYAR, Kebumen24.com – Keindahan alam Curug Widodari yang berada di Dukuh Siladrang, Desa Pelarangan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, mulai mencuri perhatian para pecinta wisata alam. Meski lokasinya relatif dekat dari pusat kecamatan, destinasi ini ternyata masih belum banyak diketahui masyarakat luas.

Curug Widodari hanya berjarak sekitar 4 kilometer dari Alun-alun Karanganyar. Dengan jarak yang cukup dekat tersebut, pengunjung dapat menjangkaunya dalam waktu singkat, khususnya menggunakan kendaraan roda dua. Akses menuju lokasi pun terbilang cukup baik, meskipun di beberapa titik masih berupa jalan desa dan jalur alami khas perbukitan.

Sesampainya di lokasi, pengunjung akan disambut panorama alam yang masih sangat asri. Air terjun ini berada di tengah kawasan hutan dan perbukitan, menghadirkan suasana sejuk dengan rimbunnya pepohonan hijau. Aliran air yang jatuh di antara tebing batu menciptakan pemandangan eksotis yang memanjakan mata, sekaligus menjadi tempat ideal untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Menariknya, pada waktu tertentu—terutama saat debit air cukup deras dan cuaca cerah—pengunjung dapat menyaksikan fenomena pelangi yang terbentuk dari bias cahaya matahari yang mengenai percikan air terjun.

Salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Karanganyar, Sugeng, menyebut bahwa keindahan Curug Widodari tidak kalah dengan destinasi wisata lain di Kabupaten Kebumen.

“Air terjun ini tak kalah indah dengan wisata alam lain di Kebumen. Lokasinya juga dekat dari pusat Karanganyar dan aksesnya masih cukup mudah,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menjelaskan, saat ini pengelolaan Curug Widodari masih dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat. Namun, ia optimistis jika dikelola secara maksimal, destinasi ini berpotensi menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Kebumen.

“Memang saat ini masih swadaya masyarakat. Tapi kalau dikelola dengan baik, saya yakin bisa menjadi wisata favorit,” tambahnya.

Sugeng berharap adanya dukungan dari pemerintah maupun pihak terkait, baik dalam pengelolaan, promosi, maupun penyediaan fasilitas penunjang seperti akses jalan yang lebih baik, area parkir, hingga sarana keamanan bagi pengunjung.

Sementara itu, seorang pengunjung asal Kebumen, Maudy, mengaku terkesan saat pertama kali mengunjungi Curug Widodari bersama rekannya, Primadita.

“Saya baru pertama kali ke sini dan langsung takjub. Pemandangan tebing batu dan aliran airnya sangat indah,” ungkapnya.

Menurutnya, suasana alami yang masih terjaga menjadi daya tarik utama dibandingkan destinasi wisata yang sudah ramai. Selain itu, lokasi ini juga dinilai cocok untuk bersantai maupun berburu foto.

“Tempatnya masih alami, cocok untuk refreshing. Akses jalannya juga cukup mudah, terutama kalau pakai sepeda motor,” pungkasnya.(K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com