KEBUMEN, Kebumen24.com – Kabar menggembirakan datang dari Dukuh Madugawe, Desa Maduretno, Kecamatan Buluspesantren. Pembangunan Masjid Al Fatih di kampung tersebut mendapat bantuan sebesar Rp100 juta dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.
Dana bantuan itu telah diterima oleh panitia pembangunan pada 26 Maret 2026, memberikan harapan baru bagi kelanjutan pembangunan masjid yang telah berjalan sejak tahun lalu.
Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al Fatih, Cahyo Kuncoro, mengaku tidak menyangka masjid di kampung kecilnya mendapat perhatian dari orang nomor dua di Indonesia tersebut.
“Tak terbayangkan sebelumnya, masjid di kampung seperti ini bisa mendapat bantuan dari seorang Wakil Presiden di Jakarta,” ujarnya, diamini Sekretaris Panitia, Agus Riyanto, Minggu (28/3).
Cahyo menjelaskan, proses pengajuan bantuan dimulai sejak Oktober 2025. Saat itu, panitia mengirimkan proposal ke Sekretariat Wakil Presiden. Meski tidak menaruh harapan besar, panitia tetap berikhtiar dan berdoa.
“Sekitar empat bulan kemudian, kami dihubungi untuk melengkapi proposal beserta persyaratan lainnya,” ungkapnya.
Harapan itu akhirnya terwujud saat bulan Ramadan 2026. Panitia menerima kabar bahwa pengajuan bantuan disetujui. Tak lama berselang, bertepatan dengan momen Idul Fitri 1447 Hijriah, dana bantuan sebesar Rp100 juta tersebut langsung ditransfer ke rekening pembangunan masjid.
Rasa syukur pun menyelimuti warga Dukuh Madugawe. Kepala Dusun setempat, Nurwahid, mengungkapkan terima kasih atas bantuan yang sangat berarti bagi warganya.
Sebagai tindak lanjut, warga menggelar musyawarah pada Sabtu malam (27/3). Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa dana bantuan akan digunakan untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas MCK serta tembok masjid yang hingga kini masih terbuka.
“Ndilalah saat ini keuangan sedang menipis, jadi bantuan dari Beliau Pak Wapres sangat berarti,” tutur Nurwahid.
Masjid Al Fatih sendiri mulai dibangun pada April 2025, bertepatan dengan bulan Syawal. Pembangunan masjid ini berdiri di atas tanah wakaf dari H. Supono, warga Yogyakarta, yang juga memberikan bantuan awal sebesar Rp60 juta.
Pembangunan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat, dengan desain arsitektur karya putra daerah, Imam Muthoha. Hingga April 2026, total anggaran yang telah terserap mencapai sekitar Rp200 juta.
Meski belum sepenuhnya rampung, Masjid Al Fatih kini sudah mulai digunakan warga untuk melaksanakan ibadah sehari-hari. Bantuan dari Wakil Presiden diharapkan dapat mempercepat penyelesaian pembangunan, sehingga masjid dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















