KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Tanggeran, Kecamatan Sruweng, Kebumen, menyimpan sejarah panjang yang menarik untuk diketahui. Berdasarkan catatan sejarah dan legenda lokal, asal-usul desa ini terkait erat dengan keluarga Ny. Jemik yang memegang peranan penting pada masa Pemerintahan Raden Iskan tahun 1913.
Legenda Desa Tanggeran
Dikisahkan, Ny. Jemik memimpin sebuah Glondingan di Karangjambu dan memiliki tiga anak—dua perempuan dan satu laki-laki. Dalam kebijaksanaannya, Ny. Jemik menunjuk anak dan menantunya untuk memimpin beberapa wilayah:
- Tanggeran: dijabat oleh menantu Ny. Jemik
- Kejawang: dijabat menantu Ny. Jemik lainnya
- Karangjambu: dijabat anak laki-laki Ny. Jemik
Karena berasal dari satu keluarga, tanah Bengkok Karangjambu dan Desa Kejawang pun secara administratif berada di Desa Tanggeran.
Sejarah kepemimpinan Desa Tanggeran diawali pada 1913 dengan Glondong Dower sebagai kepala desa pertama, dan berlanjut hingga kini, dengan Drs. Dodot Yuni Condro Suroso menjabat kepala desa periode 2019–2025.
Sejarah Penting Desa Tanggeran
Sepanjang sejarahnya, Desa Tanggeran mengalami berbagai peristiwa penting:
- 1943: Kelangkaan pangan dan penyakit kulit melanda warga.
- 1947-1948: Penjajahan Belanda kembali.
- 1964-1965: Pemberontakan G30S menyebabkan ketidakstabilan.
- 1973: Mendapat bantuan beras bulgur, namun desa mengalami paceklik dan tanah longsor seluas 3 hektar di Rw. II.
- 1980-1982: Bantuan hewan ternak diterima, termasuk sapi dan ayam, walau banyak yang mati akibat penyakit.
- 1984: Pembangunan Balai Desa dilakukan secara swadaya.
- 1986-1988: Desa diterpa banjir besar dan tanah longsor.
- 1995-2001: Berbagai program bantuan modal, pengaspalan jalan, dan pembangunan rumah untuk warga.
- 2003-2004: Terbentuk kelompok kesenian Rebana dan Janeng, meski beberapa hewan ternak mati akibat penyakit.
- 2007: Pemilihan kepala desa pertama secara demokratis, terpilih Bapak Sutarno.
Sejarah panjang ini menunjukkan ketangguhan warga Desa Tanggeran menghadapi berbagai tantangan, baik alam maupun sosial, sambil menjaga budaya dan tradisi yang diwariskan leluhur.
Sumber lengkap sejarah: tanggeran.kec-sruweng.kebumenkab.go.id
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















