Ekonomi

Dampak Cuaca Buruk, Harga Cabai Rawit di Pasar Tumenggungan Kebumen Tembus Rp95 Ribu per Kilogram

724
×

Dampak Cuaca Buruk, Harga Cabai Rawit di Pasar Tumenggungan Kebumen Tembus Rp95 Ribu per Kilogram

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Harga cabai rawit di Pasar Tumenggungan Kebumen melonjak tajam di pertengahan bulan suci Ramadan 1447 H. Kenaikan harga ini dipicu oleh cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa hari terakhir sehingga memengaruhi pasokan sayuran di pasar tradisional tersebut, Minggu (8/3/2026).

Berdasarkan pantauan di Pasar Tumenggungan, harga cabai rawit kini mencapai Rp95 ribu per kilogram, naik drastis dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Salah satu pedagang sayur di Pasar Tumenggungan, Arinal Husna, mengatakan harga cabai rawit terus mengalami kenaikan secara bertahap.

“Awalnya cabai rawit masih Rp50 ribu per kilogram, kemudian naik menjadi Rp70 ribu, dan sekarang sudah mencapai Rp95 ribu per kilogram,” ujarnya.

Menurut Arinal, lonjakan harga tersebut dipicu oleh cuaca buruk dan curah hujan tinggi yang melanda sejumlah daerah penghasil sayuran. Kondisi ini menyebabkan banyak tanaman cabai mengalami kerusakan bahkan membusuk sebelum panen, sehingga pasokan ke pasar menjadi berkurang.

Di sisi lain, permintaan masyarakat justru tetap tinggi, terlebih saat Ramadan ketika kebutuhan bahan dapur meningkat untuk keperluan memasak.

Tidak hanya cabai rawit, beberapa komoditas sayuran lainnya juga mengalami kenaikan harga. Tomat yang sebelumnya dijual sekitar Rp8 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp11 ribu per kilogram. Kol atau kubis juga naik dari Rp6 ribu menjadi Rp10 ribu per kilogram.

Sementara itu, labu jipang atau welok yang biasanya dijual Rp6 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp9 ribu per kilogram.

Meski demikian, beberapa jenis cabai lainnya masih relatif stabil. Cabai keriting dijual sekitar Rp45 ribu per kilogram, sedangkan cabai hijau besar berada di kisaran Rp28 ribu per kilogram.

Untuk komoditas bumbu dapur, harga bawang putih masih stabil di angka Rp36 ribu per kilogram dan bawang merah berada di kisaran Rp45 ribu per kilogram.

Selain sayuran, harga ayam potong juga mengalami kenaikan. Jika sebelumnya dijual sekitar Rp35 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp39 ribu per kilogram.

Arinal menambahkan, kenaikan harga cabai rawit ini banyak dikeluhkan para pembeli, terutama ibu rumah tangga yang setiap hari berbelanja kebutuhan dapur.

“Banyak pembeli yang kaget karena cabai jadi mahal. Padahal cabai hampir selalu dipakai untuk masakan sehari-hari,” katanya.

Masyarakat berharap harga cabai dan sejumlah bahan pokok lainnya dapat kembali stabil agar tidak semakin membebani pengeluaran rumah tangga, terutama di bulan Ramadan ketika kebutuhan konsumsi meningkat.(K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com