Pemerintahan

Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih Karangduwur, Menteri Trenggono Pastikan Infrastruktur Rp10,1 Miliar Siap Dongkrak Produktivitas Nelayan

616
×

Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih Karangduwur, Menteri Trenggono Pastikan Infrastruktur Rp10,1 Miliar Siap Dongkrak Produktivitas Nelayan

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, melakukan kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Kamis (5/3/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur nelayan berjalan sesuai rencana dan siap dimanfaatkan masyarakat pesisir.

Kedatangan Menteri Trenggono disambut langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, bersama Wakil Bupati Zaeni Miftah, mantan Bupati Ir. Mohammad Yahya Fuad, SE, Sekretaris Daerah Edi Rianto, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Kampung Nelayan Merah Putih Karangduwur merupakan salah satu kawasan pesisir strategis di Kebumen. Wilayah ini dihuni 5.136 jiwa dari 1.572 kepala keluarga (KK) dengan sektor kelautan sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.

Tercatat ada 441 nelayan aktif yang mengoperasikan 322 unit kapal. Komoditas utama hasil tangkapan nelayan antara lain ikan layur, trejet, tongkol, udang, dan bawal yang menjadi sumber penghidupan utama warga pesisir.

Untuk mendukung produktivitas nelayan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mengalokasikan anggaran fisik sebesar Rp10,1 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun 19 titik intervensi infrastruktur di kawasan KNMP Karangduwur.

Fasilitas yang dibangun meliputi shelter pendaratan ikan, tangga pendaratan, area parkir perahu, serta tangki air laut berkapasitas 5.000 liter sebagai fasilitas operasional. Selain itu tersedia pula sarana pendukung seperti pabrik es portable slurry, gudang beku portable, kios perbekalan, hingga kios kuliner yang diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapan nelayan.

Tidak hanya itu, pembangunan juga mencakup fasilitas sanitasi dan lingkungan seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL), tempat pembuangan sampah (TPS), tangki air bersih berkapasitas 12.000 liter, serta toilet umum.

Sementara infrastruktur umum yang dibangun antara lain kantor pengelola, balai nelayan, musholla, gerbang gapura kawasan, rumah genset, hingga penerangan jalan.

Kepala DLHKP Kebumen, Asep Nurdiana, menjelaskan bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga transformasi ekonomi masyarakat pesisir.

“Pembangunan di Karangduwur ini sudah selesai 100 persen dan tinggal menunggu peresmian serentak. Tahun 2025 terdapat 100 titik KNMP di seluruh Indonesia, dan pada tahun 2026 direncanakan meningkat menjadi 1.000 titik,” jelas Asep.

Ia menambahkan, Pemkab Kebumen juga telah mengusulkan beberapa lokasi tambahan untuk pengembangan KNMP, di antaranya TPI Pasir, Tanggulangin, Argopeni, dan Karangbolong.

Dalam kesempatan tersebut, Asep juga menyinggung perkembangan Pengelolaan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Tegalretno, Kecamatan Petanahan, yang saat ini sedang dalam proses pengalihan pengelolaan dari KKP kepada PT Agrinas Jaladri Nusantara.

Menurutnya, proses inventarisasi aset masih berlangsung agar pelimpahan pengelolaan berjalan sesuai prosedur.

“Masih operasional, karyawannya juga masih bekerja,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Karangduwur, Miftakhudin, mengatakan bahwa koperasi dibentuk untuk memperkuat kelembagaan ekonomi nelayan serta meningkatkan daya saing hasil tangkapan.

Hingga saat ini, koperasi telah memiliki 30 anggota resmi. Persyaratan keanggotaan meliputi fotokopi KTP, pas foto, simpanan pokok Rp100.000, serta simpanan wajib Rp10.000 per bulan.

Di hadapan Menteri, Bupati Kebumen Lilis Nuryani juga memaparkan potensi besar sektor kelautan Kebumen yang memiliki garis pantai sepanjang 63,53 kilometer.

Pada tahun 2025, produksi perikanan tangkap Kebumen mencapai 14.748 ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp216,25 miliar.

“Terima kasih atas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Karangduwur. Program ini tentu sangat membantu para nelayan dan masyarakat pesisir di Kebumen,” ujar Bupati Lilis.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan memastikan infrastruktur yang telah dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi nelayan.

“Saya datang untuk melihat apakah bangunan yang didesain untuk meningkatkan produktivitas ini berjalan sesuai rencana atau tidak. Nantinya semua fasilitas akan dikelola secara profesional oleh koperasi untuk melayani para nelayan,” tegasnya.

Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan dialog hangat antara Menteri dan para nelayan, serta penyerahan bantuan beras kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan nelayan.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com