KEBUMEN, Kebumen24.com – Perjalanan panjang pemerintahan di Kabupaten Kebumen menyimpan sejarah yang menarik untuk ditelusuri. Dari masa ketika wilayah ini masih bernama Kadipaten Panjer, hingga menjadi Kabupaten Kebumen seperti sekarang, telah banyak tokoh yang memimpin dan memberi warna dalam pembangunan daerah.
Berdasarkan berbagai sumber catatan sejarah, tokoh yang dikenal sebagai bupati pertama adalah Panembahan Bodronolo atau yang juga dikenal sebagai Ki Brodonolo. Ia memimpin wilayah Panjer sekitar tahun 1642 hingga 1657.
Seiring berjalannya waktu, kepemimpinan di wilayah ini terus berganti dari para adipati, tumenggung, hingga bupati pada masa pemerintahan modern Indonesia. Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah Kebumen dalam membangun pemerintahan, masyarakat, dan daerahnya.
Memasuki era pemerintahan Republik Indonesia, jabatan bupati diisi oleh berbagai tokoh yang berkontribusi terhadap perkembangan Kebumen, baik dalam bidang pemerintahan, pembangunan infrastruktur, maupun pelayanan masyarakat.
Pada masa yang lebih dekat dengan masyarakat saat ini, beberapa nama yang cukup dikenal antara lain Rustriningsih yang menjabat pada tahun 2000–2008 bersama Wakil Bupati KH Nashiruddin Al Mansyur. Setelah itu, kepemimpinan dilanjutkan oleh sejumlah tokoh seperti Buyar Winarso, Mohammad Yahya Fuad, hingga KH Yazid Mahfudz.
Kemudian pada tahun 2021, kepemimpinan Kebumen berada di tangan H. Arif Sugiyanto bersama Wakil Bupati Hj. Ristawati Purwaningsih.
Sementara itu, untuk periode pemerintahan terbaru 2025–2030, Kabupaten Kebumen dipimpin oleh Bupati Hj. Lilis Nuryani bersama Wakil Bupati H. Zaeni Miftah.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi bukti bahwa Kebumen terus bergerak dan berkembang dari masa ke masa, melanjutkan estafet pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
Daftar Bupati / Adipati Kebumen dari Masa ke Masa
Masa Kadipaten Panjer
- Panembahan Bodronolo (1642–1657)
- Hastrosuto (1657–1677)
- Kalapaking I (1677–1710)
- KRT Kalapaking II (1710–1751)
- KRT Kalapaking III (1751–1790)
- KRT Kalapaking IV (1790–1833)
- KRT Arungbinang IV (1833–1861)
- KRT Arungbinang V (1861–1890)
- KRT Arungbinang VI (1890–1908)
- KRT Arungbinang VII (1908–1934)
- KRT Arungbinang VIII (1934–1942)
Masa Peralihan dan Awal Kemerdekaan
- Prawotosoedibyo S. (1942–1945)
- KRT Said Prawirosastro (1945–1947)
- RM Soedjono (1947–1948)
- RM Istikno Sosrobusono (1948–1951)
- RM Slamet Projorahardjo (1951–1956)
- Projosudarto (1956–1961)
- Sudarmo Sumohardjo (1961–1963)
- RM Suharjo Notoprojo (1963–1964)
- Drs R Soetarjo Kolopaking (1964–1966)
Era Pembangunan
- Suyitno (1966–1968)
- Mashud Mertosugondo (1968–1974)
- Soepeno Soerjodiprodjo (1974–1979)
- Drs H Dadiyono Yudoprayitno (1979–1984)
- Letkol Bernard Prawirodihardjo (1984–1985)
- M.C. Tohir (1985–1990)
- M. Amin Soedibyo (1990–2000)
Era Reformasi
- Rustriningsih, M.Si (2000–2008)
Wakil: KH Nashiruddin Al Mansyur - KH Nashiruddin Al Mansyur (2008–2010)
Wakil: H. Rustriyanto - Buyar Winarso, SE (2010–2015)
Wakil: Hj. Djuwarni
Pj Bupati:
Drs Mohamad Arief Irwanto, M.Si (2015–2016)
- Ir H Mohammad Yahya Fuad, SE (2016–2018)
Wakil: KH Yazid Mahfudz
Plt Bupati:
KH Yazid Mahfudz (2018–2019)
- KH Yazid Mahfudz (2019–2021)
Wakil: H. Arif Sugiyanto - Arif Sugiyanto, SH, MH (2021–2025)
Wakil: Hj. Ristawati Purwaningsih - Lilis Nuryani (2025–2030)
Wakil: H. Zaeni Miftah
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















