Pemerintahan

Polres Kebumen Resmikan Jembatan Presisi, Warga Tak Lagi Was-was Menyeberang

10382
×

Polres Kebumen Resmikan Jembatan Presisi, Warga Tak Lagi Was-was Menyeberang

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Polres Kebumen meresmikan Jembatan Presisi di Desa Bandung, Kecamatan Kebumen, Rabu (25/2/2026). Jembatan sepanjang 46 meter dengan lebar 1,7 meter tersebut dibangun untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Kapolres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama, mengatakan pembangunan jembatan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan peninjauan dan ditemukan kondisi kayu yang lapuk serta besi yang berkarat dan tidak kencang.

“Sebelumnya sudah kami tinjau, kayu-kayu jembatan banyak yang lapuk dan besinya berkarat. Sekarang sudah kita bangun agar masyarakat bisa lebih aman dan nyaman saat melewati jembatan ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan berlangsung selama 25 hari, terhitung sejak 1 Januari 2026. Jembatan di Desa Bandung ini merupakan jembatan kedua yang dibangun Polres Kebumen setelah sebelumnya membangun jembatan di Desa Jlegiwinangun, Kecamatan Kutowinangun.

“Ke depan, kami akan cek dan tinjau desa-desa lain yang memerlukan akses jembatan di titik-titik vital. Jika memungkinkan, akan kami upayakan untuk dibangun,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Polres Kebumen juga memberikan bantuan sosial berupa tas, sepatu, dan perlengkapan alat tulis sekolah kepada sejumlah pelajar sekolah dasar di Desa Bandung sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan mendukung semangat belajar anak-anak.

Kepala Desa Bandung, Arif Hamidi, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan yang pertama kali dibangun pada tahun 1974 itu memiliki peran vital karena menghubungkan Desa Bandung dan Desa Tanahsari di Kecamatan Kebumen.

“Kami sangat berterima kasih atas dibangunnya kembali jembatan ini. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk berbagai keperluan setiap hari,” katanya.

Ia menambahkan, jembatan tersebut sempat viral karena menjadi akses utama masyarakat untuk kegiatan ibadah, berangkat sekolah, hingga menuju balai desa.

Sementara itu, Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyampaikan apresiasi atas langkah nyata Polres Kebumen dalam membantu masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kebumen dan masyarakat Desa Bandung, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres beserta seluruh jajaran Polres Kebumen. Pembangunan jembatan ini adalah langkah nyata Polri dalam membantu masyarakat dan membuktikan kepedulian terhadap kebutuhan warga di tingkat desa,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung pembangunan jembatan sebelumnya di Desa Jlegiwinangun sebagai bentuk konsistensi dedikasi Polres Kebumen. Menurutnya, keberadaan jembatan baru ini akan memperlancar mobilitas warga dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

“Anak-anak bisa berangkat sekolah dengan lebih aman, warga yang pergi ke pasar atau membawa hasil tani juga lebih cepat. Intinya, jembatan ini akan menghidupkan ekonomi desa karena mobilitas orang dan barang menjadi lancar,” jelasnya.

Bupati juga berpesan kepada Pemerintah Desa dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Anggaplah jembatan ini milik kita sendiri agar kita punya rasa tanggung jawab untuk merawatnya,” pungkasnya. (K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.