KEBUMEN, Kebumen24.com – Di balik sejuknya kawasan pegunungan di wilayah utara Kabupaten Kebumen, tersimpan sebuah desa yang memiliki kisah sejarah panjang sekaligus panorama alam yang memikat. Desa tersebut adalah Desa Seboro, yang berada di Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen.
Berdasarkan informasi dari website resmi desa, wilayah Seboro pada masa lampau dikenal sebagai hutan belantara. Kawasan ini dipenuhi semak belukar dan dihuni berbagai satwa liar seperti kijang, kera hingga babi hutan. Saat itu, daerah tersebut nyaris belum tersentuh permukiman manusia.
Seiring berjalannya waktu, sejumlah pendatang mulai datang dan membuka lahan untuk pembibitan tanaman padi. Aktivitas itu dilakukan di sebuah tempat yang dikenal sebagai lokasi “sebaran”. Dari sinilah kawasan tersebut perlahan berkembang menjadi permukiman.
Istilah “sebaran” kemudian berubah penyebutannya menjadi Sebara, hingga akhirnya dikenal dengan nama Seboro seperti sekarang.
Jejak Tokoh Pertama Desa
Sejarah Desa Seboro juga berkaitan dengan sosok Mertantika, putra dari Mertamenggala, yang dipercaya sebagai kepala desa pertama.
Dalam cerita yang berkembang di masyarakat, Mertantika pernah menemukan sebuah genta atau alat musik gamelan. Benda tersebut kemudian disimpan dan dirawat dengan penuh penghormatan. Untuk mengenang peristiwa itu, nama Gentan digunakan sebagai nama salah satu dusun yang dahulu menjadi pusat pemerintahan desa.
Desa Pegunungan di Perbatasan Kebumen–Banjarnegara
Secara geografis, Desa Seboro berada di Kecamatan Sadang dan berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Banjarnegara.
Dari pusat Kota Kebumen, jaraknya sekitar 24 kilometer atau sekitar 50 menit perjalanan darat. Meski berada di kawasan pegunungan, akses menuju desa ini cukup baik dengan pemandangan alam hijau yang masih asri sepanjang perjalanan.
Secara administratif, Desa Seboro terdiri dari 7 dusun, 9 RW, dan 49 RT, yaitu Dusun Krajan, Gentan, Geyong, Jombret, Karanganyar, Kaligesing, dan Jojogan. Aktivitas ekonomi masyarakat sebagian besar berpusat di Dusun Gentan.
Dikelilingi Perbukitan dan Sungai
Bentang alam Desa Seboro berupa lembah dan perbukitan dengan ketinggian antara 100 hingga 570 meter di atas permukaan laut.
Di wilayah utara terdapat rangkaian perbukitan seperti Bukit Blusdron, Bukit Gliwang, dan Bukit Cengis. Dari kawasan ini mengalir beberapa sungai, di antaranya Sungai Pulosari dan Sungai Jombret.
Sementara itu, di bagian tengah desa terbentang lembah yang dialiri Sungai Luk Ulo, salah satu sungai yang cukup dikenal di wilayah Kebumen utara.
Di bagian selatan berdiri kawasan perbukitan Paras Sirangkok dengan beberapa puncak seperti Bukit Prahu, Bukit Kutari, dan Bukit Dliwang.
Kondisi geografis tersebut membuat udara di Desa Seboro terasa sejuk. Suhu siang hari berkisar 24 hingga 33 derajat Celsius, sedangkan pada musim kemarau bisa turun hingga 17 sampai 20 derajat Celsius.
Surga Tersembunyi Desa Wisata Selo Asri
Selain memiliki sejarah panjang, Desa Seboro kini mulai dikenal sebagai destinasi wisata alam melalui Desa Wisata Seboro Selo Asri.
Di kawasan ini terdapat embung di atas bukit dengan panorama pegunungan yang indah. Pengunjung juga dapat menikmati air terjun alami, aliran sungai yang jernih, hingga hamparan perkebunan milik warga.
Wisatawan bahkan dapat merasakan pengalaman unik, seperti memetik buah langsung dari pohonnya, mulai dari kelengkeng hingga buah naga.
Menariknya, kawasan ini juga berada di wilayah Cagar Alam Nasional Geologi Karangsambung yang terkenal memiliki berbagai jenis batuan langka. Pemerintah desa pun berencana membangun museum batuan sebagai wisata edukasi baru.
Salah satu spot favorit pengunjung adalah Bukit Galau, sebuah gazebo di ketinggian yang menyuguhkan panorama luas pegunungan Kebumen utara. Masyarakat setempat memiliki cerita unik, siapa pun yang datang dengan hati galau dipercaya bisa pulang dengan perasaan lebih tenang setelah menikmati pemandangan dari tempat ini.
Dengan perpaduan sejarah, kekayaan alam, dan budaya yang dimiliki, Desa Seboro perlahan mulai dikenal sebagai salah satu permata tersembunyi di wilayah utara Kebumen.
Sumber: Website Resmi Desa Seboro
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















