PERISTIWA

Hujan Deras Picu Longsor dan Pohon Tumbang di Karanggayam–Sadang

692
×

Hujan Deras Picu Longsor dan Pohon Tumbang di Karanggayam–Sadang

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan Kebumen pada Selasa sore, 18 November 2025, memicu dua peristiwa bencana alam di Kecamatan Karanggayam dan Sadang. Polres Kebumen melalui jajaran Polsek bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk memastikan keselamatan warga serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.

Di Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam, tanah longsor dari tebing setinggi sekitar lima meter dan panjang kurang lebih 20 meter meluncur ke halaman belakang dua rumah warga di Dukuh Karanganyar RT 03 RW 03. Material longsor mengenai bagian belakang rumah milik Diran dan Edi Susanto.

Meski tanah menumpuk di sekitar bangunan, tidak ditemukan kerusakan serius. “Tidak ada korban jiwa dan kerugian material,” ujar Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman, Rabu, 19 November 2025.

Longsor terjadi sekitar pukul 16.30 WIB setelah hujan lebat mengguyur kawasan tersebut. Kepala Desa Logandu segera melaporkan peristiwa itu kepada Polsek Karanggayam pada pukul 19.00 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi, memeriksa kondisi tebing, mencatat keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Pemerintah Desa dan Dinas PUPR. Warga direncanakan melakukan kerja bakti untuk membersihkan material longsor dalam waktu dekat.

Insiden serupa juga terjadi di Kecamatan Sadang. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon petai dan sengon tumbang, menimpa dua rumah milik Nuryanto dan Lilis Yunani di Desa Seboro RT 03 RW 04. Peristiwa itu terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 16.30 WIB. Penghuni rumah mendengar suara gemuruh dari atap, dan ketika diperiksa, genteng serta rangka rumah sudah rusak. Air hujan bahkan mulai masuk ke dalam rumah.

Untuk menghindari risiko korsleting listrik, keluarga memutus aliran listrik dan mengungsi ke rumah tetangga. Setelah melapor kepada kepala dusun dan kepala desa, kejadian diteruskan ke Polsek Sadang. Petugas langsung datang ke lokasi, memeriksa kerusakan, mencatat keterangan para saksi, dan membantu warga menyingkirkan material pohon.

Kerugian rumah milik Lilis Yunani ditaksir sekitar Rp5 juta, sedangkan kerusakan rumah Nuryanto mencapai Rp2 juta.

Wakapolres Kompol Faris Budiman menegaskan bahwa jajaran Polres Kebumen terus meningkatkan respons cepat dalam setiap bencana alam. “Kami pastikan penanganan dilakukan segera agar aktivitas warga kembali normal,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kedua kejadian tersebut. Polres Kebumen mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama pada musim penghujan yang rawan menyebabkan tanah longsor dan pohon tumbang. Warga juga diharapkan segera melapor jika menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca