PERISTIWA

Tim SAR Kejar Waktu Cari Korban Longsor Majenang: Hari Kelima, Cuaca Cerah Percepat Evakuasi

798
×

Tim SAR Kejar Waktu Cari Korban Longsor Majenang: Hari Kelima, Cuaca Cerah Percepat Evakuasi

Sebarkan artikel ini

CILACAP, Kebumen24.com – Upaya pencarian korban tertimbun longsor di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap terus dimaksimalkan oleh Tim SAR Gabungan. Memasuki hari kelima, Senin (17/11), proses pencarian masih berlangsung intensif dengan fokus pada empat titik lokasi utama atau worksite.

SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Abdullah, menjelaskan bahwa tim menerapkan lima metode penyisiran untuk mempercepat pencarian, yaitu penggunaan drone thermal untuk mendeteksi panas tubuh, anjing pelacak (K9), alat pompa air (alkon) untuk mengurai material basah, metode ekstrikasi manual dan modern, serta pengerahan alat berat.

“Pembagian lokasi pencarian masih sama seperti sebelumnya, yaitu di Worksite A1 dan A2 di Dusun Cibuyut, serta B1 dan B2 di Dusun Tarukahan,” ujarnya.

Tak hanya mengandalkan peralatan, dukungan kondisi cuaca juga menjadi faktor penting. BNPB, sejak Minggu (16/11), telah melakukan modifikasi cuaca yang berhasil mencegah turunnya hujan di kawasan longsor pada sore hari. Langkah ini dinilai sangat membantu kelancaran proses evakuasi di lapangan.

“Hari ini cuaca terpantau cerah, mudah-mudahan bisa memaksimalkan pencarian hingga seluruh korban dapat segera ditemukan,” tambah Abdullah.

Sejumlah korban dan barang bukti berhasil dievakuasi pada hari kelima operasi:

Worksite A-2 (Cibuyut):
• Nilna Nur Fauziah (9) ditemukan pukul 08.57 WIB
• Wafik Nur Aini Zahra (15) ditemukan pukul 09.37 WIB
• Cahyanto (57) ditemukan pukul 09.50 WIB

Worksite B-2:
• Dua sepeda motor milik korban, masing-masing tipe Beat dan Mio J, ditemukan pukul 09.11 WIB

Worksite B-1:
• Bagian tubuh (body part) korban ditemukan pukul 13.25 WIB

Dengan temuan tersebut, Tim SAR Gabungan terus bekerja siang dan malam untuk mencari korban lainnya yang diduga masih tertimbun material setebal belasan meter. Evakuasi diperkirakan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan, mengingat luasnya area terdampak serta kondisi tanah yang labil.

Tragedi ini sekaligus menjadi ujian berat bagi tim penyelamat, keluarga korban, dan seluruh pihak yang terlibat. Harapan pun masih terus menyala agar seluruh korban dapat segera ditemukan dan diidentifikasi.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca