KEBUMEN, Kebumen24.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen sejak Minggu (09/11/2025) sore hingga malam memicu serangkaian bencana alam di beberapa kecamatan. Longsor, banjir, hingga pohon tumbang dilaporkan terjadi hampir bersamaan, pada sekitar pukul 22.30 WIB.
Humas BPBD Kebumen, Heri Purwanto, menjelaskan bahwa kejadian mulai berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Beberapa kecamatan terdampak cukup signifikan, di antaranya Karanganyar, Karanggayam, Pejagoan, Sadang, dan Adimulyo.
“BPBD masih terus menghimpun laporan dari desa-desa terdampak. Data dapat berubah seiring kondisi di lapangan dan proses asesmen,” kata Heri.
Kejadian longsor tercatat di lima titik. Di Desa Seboro, Sadang, halaman rumah milik Sumardi longsor. Di Desa Pucangan, tebing di samping rumah warga bernama Wahyudi ambruk hingga menimpa bagian dinding bangunan. Material longsoran juga menutup sebagian ruas jalan kabupaten Karanganyar–Karanggayam di Kelurahan Plarangan, meski kini sudah tertangani.
Sementara di Desa Penimbun, Karanggayam, tebing longsor menimpa dapur rumah milik Lasimin, dan di Desa Karanggayam longsoran menutup sebagian akses jalan kabupaten. Beberapa titik masih menunggu penanganan lanjutan.
Banjir juga terjadi di empat kelurahan dan dua desa, yakni Karangkemiri, Candi, Plarangan, Panjatan, Peniron, dan Pekuwon. Ketinggian air berkisar 30 hingga 50 sentimeter, menggenangi jalan, pekarangan, serta rumah warga. Total warga terdampak mencapai lebih dari 2.300 jiwa.

Kondisi terparah terjadi di Kelurahan Panjatan setelah tanggul sungai jebol. Sebanyak 187 KK atau 579 jiwa terdampak, dengan 10 warga terpaksa mengungsi sementara. Di Desa Peniron, bahu jembatan dan sebagian badan jalan kabupaten turut tergerus arus banjir.
Selain itu, sebuah pohon tumbang di Dukuh Gintung, Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, sempat menutup akses jalan desa. Petugas bersama warga berhasil melakukan pembersihan sehingga jalur kembali dapat dilalui.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kebumen bergerak cepat sejak sore hari. Mereka melakukan kaji cepat, membantu evakuasi warga, serta berkoordinasi dengan relawan kebencanaan. Arus lalu lintas di beberapa titik sempat tersendat, termasuk di depan Hotel Aman Karanganyar, namun kini sudah kembali normal.
Heri memastikan tidak ada laporan korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini. Pendataan terkait kerusakan dan kerugian masih terus dilakukan.
“Hujan sudah reda dan debit air mulai berkurang. Tim kami tetap melakukan asesmen dan evakuasi lanjutan di area terdampak, terutama Panjatan dan Karangkemiri,” ujarnya.
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















