KEBUMEN, Kebumen24.com – Ada yang berbeda dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kebumen. Alih-alih hanya menggelar perlombaan tradisional, para Pemuda Tani setempat justru mengajak anak-anak untuk mengikuti lomba menanam cabe.
Perlombaan unik ini menjadi daya tarik tersendiri dan mendapat apresiasi dari warga. Selain untuk memeriahkan HUT RI, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya bercocok tanam dan merawat tanaman dengan baik.
“Biasanya setiap HUT RI identik dengan lomba balap karung atau tarik tambang. Namun kali ini kami mencoba sesuatu yang berbeda dengan lomba menanam, karena mayoritas warga di sini berprofesi sebagai petani,” ujar Parso, salah satu anggota Pemuda Tani Setrojenar, Sabtu, 16 Agustus 2025
Menurutnya, sejak terbentuknya kelompok Pemuda Tani, kegiatan seperti ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak. Mereka diajarkan mulai dari pemilihan benih, pengolahan media tanam, hingga teknik menanam yang benar. Adapun kriteria penilaian dalam lomba ini mencakup kecepatan, kerapihan, serta ketepatan teknik sesuai arahan panitia.
Tak hanya lomba menanam cabe, suasana kemeriahan juga semakin terasa dengan hadirnya berbagai lomba tradisional lain, seperti balap karung, tampung air, makan roti, cantel ceting, hingga memasukkan benang ke jarum.
Kreativitas para Pemuda Tani Setrojenar ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam merayakan HUT RI, dengan kegiatan yang tidak hanya seru, tetapi juga mendidik dan bermanfaat bagi generasi muda.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















