KEBUMEN, Kebumen24.com — Tak ada kata menyerah dalam kamus hidup Ahmad Rizal Rifani. Mahasiswa Program Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) asal Kebumen ini sukses mencatatkan 145 prestasi tingkat provinsi, nasional, hingga internasional—menjadikannya salah satu mahasiswa paling berprestasi dalam sejarah kampus.
Perjalanan Rizal tidaklah mudah. Alumni SMAN 2 Kebumen ini sempat gagal lolos ke jurusan kedokteran melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN. Keterbatasan ekonomi nyaris memaksanya untuk berhenti melanjutkan pendidikan. Namun, semangatnya kembali menyala saat mengetahui peluang masuk UNY melalui jalur CBT Mandiri.
“Awalnya saya ragu karena bukan lulusan SMK dan biaya kuliah cukup tinggi. Tapi saya memilih tetap maju dan memanfaatkan semua peluang yang ada,” ujar Rizal kepada media Kebumen24.com, Selasa 5 Agustus 2025.
Langkah Rizal dimulai dari aktif berorganisasi hingga mengikuti berbagai kompetisi. Ia mengumpulkan deretan penghargaan dari lomba karya tulis ilmiah, esai, business plan, inovasi teknologi, hingga kontes robot internasional.
Puncak prestasinya adalah saat mewakili Indonesia dalam ajang ABU Robocon di Jimo, China bersama tim robotika UNY (Maestro_Evo). Keberhasilan ini tak hanya membanggakan, tetapi juga membantu Rizal membiayai kuliahnya secara mandiri.
Berbagai beasiswa pun berhasil ia raih, mulai dari Beasiswa Prestasi UNY, PPA, hingga pembebasan UKT. Pada tahun 2022, Rizal dinobatkan sebagai Juara 1 Mahasiswa Berprestasi UNY, bahkan memecahkan rekor sebagai satu-satunya mahasiswa yang lima kali berturut-turut menyabet predikat Mahasiswa Berprestasi Bidang Penalaran.
Pada semester tujuh, Rizal lolos program Technical Trainee ke Jepang melalui kerja sama dengan perusahaan ISUZU. Meski bekerja di Negeri Sakura, ia tetap menyelesaikan skripsi dan mengikuti yudisium secara daring dari Jepang.
Hasilnya, Rizal mencetak sejarah sebagai mahasiswa pertama Fakultas Vokasi UNY yang lulus dari luar negeri dengan predikat cum laude sekaligus lulusan terbaik.
Pasca kelulusan, Rizal kembali ke tanah air dan langsung mengabdi sebagai mentor Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) SMAN 2 Kebumen. Ia juga dipercaya menjadi supervisor termuda di tempat kerjanya.
Tak puas sampai di situ, Rizal bercita-cita melanjutkan studi hingga meraih gelar profesor serta membangun industri dan UMKM yang berdampak sosial dan lingkungan.
“Saya ingin jadi manusia yang bermanfaat dan membuktikan bahwa mahasiswa vokasi juga bisa luar biasa. Jangan pernah minder atau menyerah. Tuhan punya jalan terbaik untuk setiap kita,” tutup Rizal penuh semangat.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















