PemerintahanPertanian

MT III Resmi Dimulai, Petani Purwosari Dapat Dukungan Penuh: Bupati Lilis Turun Langsung Tanam Padi di Musim Kemarau

787
×

MT III Resmi Dimulai, Petani Purwosari Dapat Dukungan Penuh: Bupati Lilis Turun Langsung Tanam Padi di Musim Kemarau

Sebarkan artikel ini
Bupati Kebumen Lilis Nuryani secara simbolis menanam padi bersama Kelompok Wanita Tani Cendrawasih saat memulai Masa Tanam III di Desa Purwosari, Kecamatan Puring, Kamis (31/7/2025).

PURING, Kebumen24.com – Semangat ketahanan pangan nasional menyala di Desa Purwosari, Kecamatan Puring. Kamis (31/7/2025), Kelompok Tani Sari Tani resmi memulai Masa Tanam Ketiga (MT III) di tengah musim kemarau, disertai penyaluran bantuan beras cadangan pemerintah kepada 328 warga penerima manfaat.

Langkah berani petani ini didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen. Bupati Kebumen Lilis Nuryani hadir langsung dan ikut melakukan penanaman padi secara simbolis bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Cendrawasih, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Teguh Yuliono, Wakil Ketua DPRD Kebumen, Forkopimcam Puring, dan Kepala Desa Purwosari.

Ketua Kelompok Tani Sari Tani, Warisno, mengatakan bahwa MT III kali ini merupakan pengalaman perdana bagi kelompoknya dan menjadi bagian dari program nasional ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo.

“Alhamdulillah, kami mendapat dua program sekaligus, yaitu Irigasi Pompa (Irpom) dan MT III. Kehadiran Bupati dan jajaran dinas menjadi penyemangat besar bagi kami,” ujar Warisno.

Kelompok Tani Sari Tani menargetkan penanaman seluas 3 hektare, tersebar di empat titik lokasi pompa air. Di antaranya, lokasi utama di selatan Lapangan Arjowinangun seluas 1,5 hektare dan lahan milik Kades seluas 1 hektare. Petani akan menanam varietas padi Inpari 32 yang merupakan bantuan dari Dinas Pertanian, ditambah pupuk hayati Biogen.

Namun, Warisno menyoroti sejumlah tantangan, terutama keterbatasan alat tanam dan traktor roda empat yang menghambat keseragaman waktu tanam.

“Akibat keterbatasan alat, waktu tanam bisa berselisih sampai satu bulan antarpetani. Kami akan ajukan permohonan bantuan alat ke Bupati,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menjawab pertanyaan publik soal penanaman padi di musim kemarau. Menurutnya, MT III bukan lagi hal mustahil.

“Kita garap 253 hektare sawah untuk MT III di 20 desa dari 7 kecamatan. Bantuan benih padi lebih dari 6 ton dan pupuk hayati cair lebih dari 1.500 liter juga sudah disalurkan,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan Corporate Farming agar petani bisa lebih produktif dan berdaya saing.

“Kalau dikerjakan sendiri-sendiri hasilnya minim. Dengan Corporate Farming, petani bisa lebih efisien, pakai teknologi, hasilnya lebih baik, dan bisa masuk pasar besar. Bahkan bisa kerja sama dengan pihak luar,” jelasnya.

Selain menanam padi, dalam kesempatan ini juga diserahkan bantuan pangan berupa beras cadangan pemerintah alokasi Juni-Juli sebanyak dua karung (masing-masing 10 kg) kepada setiap penerima, total 328 warga.

Turut hadir dalam acara ini Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kebumen Sri Kuntarti, mahasiswa KKN Unsoed, para tokoh masyarakat, dan seluruh pengurus kelompok tani.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.