PemerintahanPERISTIWASOSIAL

Evakuasi Kapal Nelayan Terdampak Gelombang Tinggi: 8 Perahu Berhasil Dievakuasi, 5 Masih Hilang

667
×

Evakuasi Kapal Nelayan Terdampak Gelombang Tinggi: 8 Perahu Berhasil Dievakuasi, 5 Masih Hilang

Sebarkan artikel ini
Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani berdialog dengan nelayan terdampak saat meninjau langsung lokasi evakuasi kapal di Pantai Pecaron. Pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap korban musibah gelombang tinggi.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Upaya penyelamatan terhadap kapal nelayan yang terdampak gelombang tinggi di kawasan pesisir selatan Kebumen terus dilakukan. Hingga Kamis (31/7/2025), sebanyak 8 unit perahu nelayan berhasil dievakuasi, sementara 5 perahu lainnya masih dinyatakan hilang di laut lepas.

Kejadian ini bermula saat gelombang tinggi dan angin kencang menerjang perairan selatan, khususnya di kawasan Pantai Pecaron, Kecamatan Ayah, sejak Selasa malam (30/7). Beberapa kapal sempat terombang-ambing di tengah laut sebelum akhirnya terbawa arus.

Kepala Pelaksana BPBD Kebumen, Udy Cahyono, M.Si, mengatakan proses evakuasi dilakukan secara gotong royong oleh nelayan setempat, dibantu Tim SAR Lawet Perkasa dan warga sekitar.

“Sebagian perahu ditemukan dalam kondisi utuh, lengkap dengan mesin tempel. Namun, ada pula yang rusak akibat benturan keras dengan karang atau perahu lain,” ungkapnya.

Bupati Kebumen, Hj. Lilis Nuryani, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi kapal dan berdialog dengan para nelayan terdampak.

“Kami sangat prihatin atas musibah ini. Semoga lima perahu yang masih hilang segera ditemukan dalam kondisi aman,” ujar Bupati Lilis di sela kunjungannya.

Tim gabungan yang terdiri dari nelayan, relawan SAR Lawet Perkasa, dan warga sekitar, tengah mengevakuasi perahu nelayan yang terdampar di bibir Pantai Pecaron, Kecamatan Ayah, Kamis (31/7/2025). Evakuasi dilakukan secara manual di tengah kondisi cuaca yang belum stabil.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kabupaten Kebumen menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada para nelayan yang terdampak.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga nelayan yang mengalami kerugian,” imbuhnya.

Hingga saat ini, pemantauan dan pencarian terhadap lima kapal yang belum ditemukan masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, SAR, dan masyarakat nelayan.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.