Pendidikan

Lebarkan Sayap, IAINU Kebumen Resmi Buka Kampus 5 di Pesantren Quantum Qolbu Petanahan

1300
×

Lebarkan Sayap, IAINU Kebumen Resmi Buka Kampus 5 di Pesantren Quantum Qolbu Petanahan

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan MoU antara Rektor IAINU Kebumen Dr. Benny Kurniawan dan Pengasuh Ponpes Quantum Qolbu KH. Akhmad Tamam disaksikan oleh jajaran akademisi dan wali santri, Selasa (29/7/2025).

KEBUMEN, Kebumen24.com – Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen terus memperluas jangkauan pendidikannya. Terbaru, IAINU secara resmi membuka Kampus 5 di Pondok Pesantren Ta’limul Qur’an Quantum Qolbu, Petanahan, Kebumen. Kampus ini akan membuka Program Studi Ekonomi Syariah (ES) yang diharapkan menjadi jembatan antara pendidikan akademik dan nilai-nilai pesantren.

Peresmian kampus ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak IAINU dan pesantren yang diasuh oleh KH. Akhmad Tamam. Penandatanganan disaksikan oleh para tokoh penting dari lingkungan kampus dan pesantren, Selasa, 29 Juli 2025.

Hadir dalam acara tersebut Rektor IAINU Kebumen, Dr. Benny Kurniawan, didampingi oleh Wakil Rektor I Faisal, Kaprodi Ekonomi Syariah Aniesatun Nurul Aliefah, serta Kaprodi Perbankan Syariah Nur Imam Hakim Al Faqih. Acara juga dihadiri oleh para wali santri yang nantinya menjadi calon mahasiswa.

Dalam sambutannya, Dr. Benny Kurniawan menegaskan pembukaan Kampus 5 merupakan bagian dari komitmen IAINU dalam memperluas syi’ar keilmuan dan memberikan layanan pendidikan tinggi yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Kampus ini hadir untuk menjawab kebutuhan pesantren atau institusi pendidikan Islam yang ingin tetap menjalankan proses akademik tanpa harus keluar dari lingkungan pesantren. Ini juga bagian dari dakwah keilmuan,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, KH. Akhmad Tamam menambahkan bahwa pembukaan kampus di lingkungan pesantren akan sangat membantu para santri yang sedang mendalami kajian dan hafalan Al-Qur’an.

“Jika para santri harus keluar pondok untuk kuliah, dikhawatirkan mereka akan mengalami gangguan dalam menjaga hafalan Al-Qur’an. Dengan adanya kampus di lingkungan pesantren, mereka bisa belajar dua hal sekaligus: ilmu agama dan ilmu akademik,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAINU Kebumen, Abdul Waid, yang berhalangan hadir karena sedang berada di Jawa Timur, menyampaikan keterangannya secara terpisah. Ia menegaskan bahwa Program Studi Ekonomi Syariah ini terbuka bagi masyarakat umum, tidak hanya santri.

“Siapa pun boleh mendaftar, asalkan bersedia menaati aturan dan budaya pesantren. Karena kampus ini berada di lingkungan pondok, tentu akan terasa suasana santrinya,” ujarnya sambil tersenyum.

Dengan kehadiran Kampus 5 ini, IAINU Kebumen semakin mempertegas komitmennya sebagai perguruan tinggi berbasis keislaman yang adaptif dan dekat dengan masyarakat, khususnya pesantren.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca