KEBUMEN, Kebumen24.com – Tak hanya piawai menjaga keamanan, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kebumen kini didorong untuk tampil sebagai pionir dalam penguatan ketahanan pangan dan energi. Dorongan ini disampaikan langsung oleh Kasatkorcab Banser Kebumen, As’ad Samsul Arifin atau yang akrab disapa Gus Aas, dalam sebuah pertemuan pada Minggu (1/6/2025).
Menurut Gus Aas, Banser harus mampu menjawab tantangan zaman dengan menciptakan berbagai inovasi, khususnya di bidang pertanian dan energi alternatif. Ia menilai, potensi lokal Kebumen yang kaya akan sumber daya alam harus dimaksimalkan oleh kader-kader Banser dari tingkat cabang hingga ranting.
“Banser diharapkan bisa menemukan terobosan-terobosan kreatif di bidang energi dan pertanian. Kita ingin membangun kemandirian dan kreativitas kader secara berjenjang, dari cabang hingga ranting,” ujar Gus Aas.
Dewan Asatidz Pondok Pesantren Miftahul ‘Ulum Lirap Petanahan ini menyoroti potensi besar dalam pengolahan limbah peternakan. Ia menyebut, limbah dari sapi, kambing, ayam broiler, hingga kokopit, jika dikelola dengan baik, dapat diubah menjadi media tanam organik yang bernilai ekonomi.
“Kebumen punya banyak limbah peternakan. Ini bisa menjadi peluang besar jika diolah secara kreatif dan ramah lingkungan,” tambahnya.
Gus Aas juga mendorong agar hasil inovasi para kader dapat dikelola secara mandiri atau melalui struktur Pimpinan Anak Cabang (PAC) masing-masing. Dengan begitu, Banser tak hanya menjadi simbol ketangguhan dalam menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penggerak kemandirian ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.
Gerakan ini, menurutnya, sejalan dengan semangat Ansor dalam membentuk kader yang tak hanya tangguh secara fisik dan spiritual, tapi juga solutif dan produktif dalam menghadapi tantangan sosial-ekonomi masyarakat.(K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


















