HukumPERISTIWA

Mayat Tanpa Identitas di Hutan Kambangsari Alian Teridentifikasi Warga Asal Magelang

2803
×

Mayat Tanpa Identitas di Hutan Kambangsari Alian Teridentifikasi Warga Asal Magelang

Sebarkan artikel ini
foto kerumunan warga di lokasi kejadian (istimewa)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Warga Desa Kambangsari, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di kawasan hutan Kambangsari. Jenazah tersebut ditemukan di RT 01 RW 03 Dukuh Pagersuruh, di area yang konon dikenal sebagai tempat petilasan dan sering digunakan untuk meditasi, pada Senin pagi (19/5/2025).

Pihak kepolisian dari Polres Kebumen segera turun tangan setelah menerima laporan dari warga. Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Yosua Farin Setiawan, membenarkan adanya penemuan tersebut. Jenazah kemudian dievakuasi untuk dilakukan proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.

“Benar, kami menerima laporan adanya temuan mayat laki-laki tanpa identitas. Saat ini jenazah sudah kami bawa untuk pemeriksaan medis guna memastikan penyebab kematian dan mengungkap identitas korban,” ungkap AKP Yosua saat dikonfirmasi.

Setelah dilakukan identifikasi menggunakan alat Inafis Portable System (IPS), diketahui korban bernama Muhsan Ngali, laki-laki kelahiran Magelang, 5 Mei 1970, warga Dusun Barisan RT 001 RW 013, Kelurahan Mranggen, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Hasil Pemeriksaan Medis:

  • Diperkirakan korban berusia antara 50 hingga 60 tahun.
  • Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul atau tajam.
  • Korban diduga telah meninggal lebih dari tiga hari sebelum ditemukan.
  • Terdapat ciri khas seperti luka tersambar petir pada bagian pinggang hingga kaki.
  • Sebagian tubuh korban sudah mengalami proses pembusukan.

Saat ditemukan, korban mengenakan kaos berkerah warna abu-abu bermotif garis horizontal, celana kain warna hitam, dan ikat pinggang berwarna hitam dengan rajah dari kulit hewan di bagian dalamnya. Di sekitar lokasi, ditemukan pula sepasang sandal berwarna biru bertuliskan “Indomaret”.

Pihak kepolisian masih menelusuri keberadaan keluarga korban untuk keperluan autopsi lanjutan, mengingat prosedur tersebut memerlukan persetujuan dari pihak keluarga.

Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut diimbau segera menghubungi kantor polisi terdekat untuk proses verifikasi.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari tim medis dan penyidik kepolisian.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.