KEBUMEN, Kebumen24.com – Akses utama yang menghubungkan Pandansari dan Karanganyar melalui Jalan K1 di wilayah Desa Sidoagung, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, nyaris lumpuh total setelah abutmen jembatan di Dukuh Sipendok RT 01 RW 05 ambrol akibat banjir hebat yang melanda Minggu pagi (18/5/2025).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 WIB saat Sungai Sidoagung meluap akibat hujan deras sejak malam sebelumnya. Luapan air membawa serta material sampah yang menyangkut di bawah jembatan peninggalan tahun 1955 itu. Akibatnya, tekanan besar menghantam pondasi bagian timur hingga akhirnya ambrol dan mengancam kelangsungan jalur penghubung vital tersebut.
“Material sampah tersangkut di bawah jembatan, memperbesar tekanan arus air pada pondasi, hingga menyebabkan abutmen jembatan ambrol,” jelas Heri Purwanto, Humas BPBD Kebumen dalam keteranganya, Senin 19 Mei 2025.
Meskipun kondisi jembatan terlihat rusak parah di bagian sisi timur, kendaraan roda dua dan empat masih bisa melintas dengan hati-hati. Namun, warga dan pengendara diimbau untuk tetap waspada karena kondisi jembatan tidak lagi stabil.

Sejak pagi hari, petugas BPBD bersama pihak Kecamatan Sruweng, Pemerintah Desa Sidoagung, serta warga setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan, penanganan darurat, dan pembersihan material.
“Kebutuhan mendesak saat ini adalah logistik untuk kerja bakti pembersihan dan perbaikan sementara pondasi agar lalu lintas tidak terputus total,” tambah Heri.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Kebumen segera melakukan percepatan perbaikan karena jembatan ini menjadi nadi penggerak aktivitas ekonomi dan sosial warga di dua kecamatan.
Warga diminta mengikuti informasi resmi dari BPBD dan instansi terkait guna mengantisipasi perkembangan situasi terkini di lapangan.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















