KEBUMEN, Kebumen24.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kebumen menggelar audiensi dengan DPRD Kebumen menyambut Hari Pers Nasional 2025. Acara ber langsung di ruang rapat DPRD, Selasa, 4 Februari 2025.
Dalam pertemuan ini, dibahas berbagai isu strategis, termasuk dampak Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD TA 2025. Dimana Inpres berpengaruh terhadap program pembangunan di Kabupaten Kebumen yang telah disusun sebelumnya.
Ketua DPRD Kebumen, H. Saman, mengungkapkan bahwa kebijakan terbaru dari pemerintah pusat ini berdampak pada sejumlah sektor, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Ia menyebutkan bahwa pemotongan anggaran menyebabkan beberapa program pembangunan tidak dapat berjalan maksimal.
“Pada prinsipnya, DPRD tetap patuh pada aturan yang berlaku. Memang ada beberapa sektor yang terdampak, salah satunya Dinas PUPR. Pemotongan ini berdampak pada program pembangunan, sehingga apa yang sudah direncanakan tidak bisa terlaksana sepenuhnya,” ujarnya.
Untuk menyiasati kebijakan ini, DPRD Kebumen mengambil langkah strategis dengan memangkas anggaran perjalanan dinas. Langkah ini diambil agar program prioritas tetap bisa berjalan meskipun ada keterbatasan anggaran.
Selain itu, DPRD melalui Komisi C berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar dampak pemotongan anggaran dapat diminimalisir. Ke depan, perubahan APBD akan disesuaikan dengan visi dan misi bupati baru untuk memastikan program pembangunan tetap berjalan dengan optimal.
“Imbas dari Inpres ini memang harus kita terima. Namun, perlu ada strategi dan penyesuaian agar program pembangunan di Kabupaten Kebumen tetap maksimal,” pungkasnya. (K24/Ilham).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.