PemerintahanPendidikanReligi

Bupati Kebumen Pamit Berangkat Haji ke Tanah Suci

966
×

Bupati Kebumen Pamit Berangkat Haji ke Tanah Suci

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Di depan para alim ulama, anggota Forkopimda, para pimpinan OPD, Camat, Kades dan ASN, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan pamit dan mohon doa restu untuk melaksanakan ibadah haji 1445 H. Bupati dijadwalkan berangkat ibadah haji, Selasa 11 Juni 2024.

Bupati menyampaikan, dirinya bakal melaksanakan ibadah haji untuk kedua kalinnya, dan tahun ini melaksanakan ibadah haji furoda sendiri, tanpa ditemani keluarga. Haji furoda merupakan haji khusus, salah satu program haji di luar kuota resmi pemerintah Indonesia, melainkan undangan langsung dari Pemerintah Arab Saudi.

“Alhamdulillah tahun ini saya diberi kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji furoda atau haji khusus undangan dari Pemerintah Arab Saudi. Insya Allah berangkat besok dari Jakarta. Saya mohon pamit, dan doa restunya semoga diberikan kelancaran, dan keberkahan,” ujar Bupati Arif di Pendopo Kabumian, Senin 10 Juni 2024.

Bupati bakal melaksanakan ibadah haji kurang lebih 13-15 hari. Selama di Tanah Suci, roda pemerintahan akan dipimpin Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih. Ia berharap, Kebumen tetap aman, dan pelayanan publik  berjalan lancar.

“Untuk pemerintahan nanti akan dipegang  oleh Bu Wakil. Saya harap Kebumen tetap aman, damai, pelayanan terhadap masyarakat juga tetap berjalan dengan baik,” tuturnya.

Tak lupa, Bupati juga menyampaikan pelaksanaan ibadah shalat Idul Adha nantinya ada perbedaan waktu antara Indonesia dengan Arab Saudi. Hari Raya Idul Adha di Indonesia jatuh pada Senin 17 Juni 2024, sementara Arab Saudi pada Ahad 16 Juni 2024.

Untuk shalat Idul Adha, selain dilaksanakan di Masjid Agung Kauman,  juga dilaksanakan di Alun-alun Pancasila Kebumen. Adapun untuk pelaksanakan penyembelihan ibadah hewan kurban, Bupati menyarankan agar dilaksanakan di tempat pemotongan hewan.

Kemudian Bupati, juga meminta masyarakat agar lebih hati-hati dalam mengkonsumsi daging kurban, terutama jeroan. Karena sering kali ditemukan cacing yang bisa menganggu kesehatan tubuh. “Jadi mohom dicek betul, pastikan daging kurban layak dikonsumsi,” tuturnya.

Dalam pertemuan dengan para alim ulama ini, juga dilaksanakan tausiah yang disampaikan oleh KH. Nashiruddin Al Mansyur. Ia turut menyampaikan selamat kepada Bupati, dan mendoakan semoga diberikan kesehatan, keselamatan, dan menjadi haji yang mabrur.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.