ARTIKELEkonomiPendidikanSifa Miftahul JannahUPB KEBUMEN

Sumber Daya Manusia Kunci dalam Keberlanjutan Bisnis UMKM

2317
×

Sumber Daya Manusia Kunci dalam Keberlanjutan Bisnis UMKM

Sebarkan artikel ini
Foto : Sifa Miftahul Jannah Mahasiswa S1 Prodi Manajemen UPB Kebumen.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Masih minimnya kualitas Sumber Daya Manusia pada pelaku UMKM, tentu berdampak pada kemajuan usaha. Keberhasilan bisnis tergantung pada pengelolaan Sumber Daya Manusia yang ada di dalamnya.

Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan aspek penting dalam keberhasilan dan pertumbuhan bisnis. SDM yang berkualitas memiliki peran sentral dalam menciptakan keunggulan kompetitif, meningkatkan produktivitas, dan mendorong inovasi dalam organisasi. Namun, seringkali pengelolaan SDM diabaikan atau dianggap sebagai hal yang kurang strategis, terutama dalam konteks Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam era yang terus berubah dengan persaingan yang semakin ketat, pengelolaan SDM yang efektif menjadi faktor penentu dalam mencapai keberhasilan jangka panjang. Organisasi yang mampu mengelola SDM dengan baik memiliki keunggulan dalam menarik, mengembangkan, dan mempertahankan karyawan berbakat, serta menciptakan budaya kerja yang positif.

Pengelolaan SDM di UMKM memiliki tantangan tersendiri. UMKM seringkali menghadapi keterbatasan sumber daya, termasuk waktu, anggaran, dan pengetahuan yang terbatas. Selain itu, UMKM sering kali belum menyadari potensi besar yang dapat dihasilkan dari pengelolaan SDM yang efektif. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM dalam pasar yang dinamis dan berubah-ubah.

Pengelolaan SDM

Karyawan merupakan aset perusahaan yang sangat berharga yang harus dikelola dengan baik oleh perusahaan agar dapat memberikan kontribusi yang maksimal.

Permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dapat beragam dan dapat terjadi dalam berbagai konteks organisasi. Beberapa permasalahan umum yang sering terjadi dalam pengelolaan SDM di UMKM antara lain proses rekrutmen yang tidak efektif dapat menghasilkan penerimaan karyawan yang tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi, mengakibatkan kinerja yang rendah atau ketidakcocokan budaya organisasi.

Banyak organisasi yang  belum maksimal dalam upaya pengembangan dan pelatihan karyawan. Ketidakmampuan untuk memberikan pelatihan yang relevan dan kesempatan pengembangan karir dapat menghambat kemajuan karyawan dan meningkatkan tingkat kepuasan kerja yang rendah.

Kurangnya keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi juga menjadi permasalahan tersendiri. Beban kerja yang berlebihan, kurangnya fleksibilitas kerja, atau kebijakan yang tidak mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi dapat berdampak negatif terhadap kepuasan karyawan dan kesejahteraan mereka. Penggajian dan kompensasi yang tidak adil dan ketidaktransparanan dalam sistem penggajian, kurangnya kenaikan gaji yang adil, atau kebijakan kompensasi yang tidak sesuai dengan kontribusi karyawan juga dapat mempengaruhi motivasi dan retensi karyawan.

Pengembangan SDM

Seorang pengusaha berharap usahanya berkembang, eksis dan mempertahankan citra produknya dengan konsisten. Konsistensi tersebut terkait dengan ketrampilan sumber daya khususnya karyawan yang terlibat dalam usaha tersebut.

Pengembangan tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan ketrampilan karyawan, menciptakan inovasi secara berkala dan melakukan inovasi dengan mengikuti trend yang sedang disukai oleh konsumen. Pentingnya pengelolaan SDM dalam bisnis, terutama di UMKM, menjadi relevan.

Melalui pemahaman yang lebih baik tentang peran strategis SDM dan manfaat yang dapat dihasilkan, diharapkan UMKM dapat lebih memprioritaskan pengelolaan SDM dan mengimplementasikan praktik terbaik yang sesuai dengan sumber daya dan kondisi mereka.

Artikel Ditulis oleh : Sifa Miftahul Jannah Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Putra Bangsa.

Dosen Pembimbing Aris Susetyo., SE., MM., Ak., CA


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.