ALIAN, Kebymen24.com – Duka mendalam menimpa keluarga korban kecelakaan minibus asal Kebumen di Tol Cipali, Senin (11/1/2020). Empat dari enam penumpang dalam minibus bernomor polisi B 7180 VDA salah satunya Erviana Agustin (22). Adik korban sempat mendapatkan firasat sebelum kecelakaan merenggut nyawa Erviana.
Adik Erviana, Salsabila ditemui di rumah duka mengaku terpukul dan sedih pertama mendengar kabar kecelakaan tersebut. Ia pertama mendapat informasi kecelakaan pukul 09.00 WIB dari sanak saudara yang berada di Jakarta. Salsabila mendapat firasat kakaknya lewat mimpinya semalam.
“Ada, mimpi bertemu semalam. Sebelum berangkat kemarin pesan agar tidak nakal,” katanya, Senin (11/1/2021).
Erviana merupakan anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Imam Hamidi dan Lilis Suryani. Dirinya bertandang ke ibu kota untuk mencari kerja menggunakan jasa minibus. Nahas, takdir tuhan berkata lain karena saat perjalanan mobil yang ditumpangi kecelakaan dan ia meninggal dunia.
Ayah korban, Imam Hamidi mengatakan sore kemarin anaknya berangkat bukan menggunakan minibus yang mengalami kecelakaan. Namun ditengah jalan, penumpang dipindahkan ke minibus tersebut. Sebelum berangkat, ia pun mengaku sudah mencoba menasehati agar anaknya tidak ke Jakarta.
“Sudah saya bilang ga usah ke Jakarta dulu karena covid-19 susah cari kerja. Takut merepotkan keluarga disana,” tutur warga Desa Krakal Kecamatan Alian ini.
Syok dan sedih bercampur aduk tengah dirasakan Imam dan keluarga. Terutama ibu korban Lilis Suryani yang memegang foto kenangan putrinya itu. Terkait kepulangan jenazah Erviana, Imam mengaku hingga kini belum mengetahui secara pasti kapan terlaksana.
“Ada keluarga yang mengurus di rumah sakit,” tambahnya.
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















