KesehatanPemerintahanPendidikan

Kasus Corona Meningkat, Pembelajaran Online Diperpanjang hingga 13 Mei 2020

1902
×

Kasus Corona Meningkat, Pembelajaran Online Diperpanjang hingga 13 Mei 2020

Sebarkan artikel ini
Foto Kepala Disdik Kebumen Amirudin

KEBUMEN, Kebumen24.com – Maraknya wabah virus corona atau Covid-19 yang hingga kini terus meninggkat, membuat Dinas Pendidikan Kebumen terpaksa kembali mengambil kebijakan yakni memperpanjang waktu belajar siswa di rumah dengan model jarak jauh online/daring. Berdasarkan Surat Edaran Nomor : 420/3392, tertanggal 29 April 2020, maka perpanjangan waktu akan berlangsung hingga 13 Mei mendatang.

 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kebumen H Moh Amirudin saat di temui di Kantornya, Rabu 30 April 2020. Dirinya menjelaskan kebijakan tersebut berkait dengan penyelanggaraan pendidikan dalam masa darurat covid-19. Surat Edaran disampaikan untuk satuan pendidikan yang berada di bawah Dinas Pendidikan. Ini meliputi PAUD, TK, SD, SMP, SKB hingga Program Penyetaraan Paket A, B dan C di Kebumen

 

‘’ Kebijakan tersebut nantinya akan evaluasi kembali sesuai dengan status kedaruratan yang diakibatkan oleh penyebaran Covid-19 dan kemudian akan diberitahukan kembali,’’katanya.

 

Seperti diketahui, sebelumnya Dinas Pendidikan Kebumen telah menerapkan pembelajaran sistem daring untuk mengantisipasi mewabahnya virus corona, sudah diterapkan sejak 16 Maret hingga 28 Maret 2020.  Setelah dilaksanakan evalusi pembelajaran dengan sistem daring akhirnya diperpanjang hingga 12 April 2020. Melihat masih tinggi kecenderungan penyebaran virus corona, kebijakan pembelajaran dengan sistem daring kembali diperpanjang hingga 30 April. Dari hasil kegiatan belajar di rumah kemudin diperpanjang hingga 13 Mei mendatang.

 

Selain itu, adanya wabah virus corona juga menjadi catatan tersendiri bagi sejarah dunia pendidikan yang akhirnya di buat sebuah kebijakan untuk meniadakan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Satuan Pendidikan (USP) tahun 2020. Bahkan Penilaian Akhir Tahun (PAT) untuk kenaikan kelas terpaksa juga ditiadakan.

 

Untuk itu, kepada para Guru dihimbau agar dapat memberikan pembelajaran di rumah secara kreatif, menyenangkan, serta melatih kemandirian dan tidak menimbulkan kecemasan atau kepanikan. Selain itu tidak memberatkan peserta didik maupun wali murid.

 

Dengan begitu diharapkan tujuan pembejaran daring yakni mencegah penyebaran virus corona dapat terwujud. Namun, disisi lain peserta didik bisa tetap melakukan aktifitas pembelajaran yang menunjang pembentukan kecakapan hidup dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum.

 

‘’ Semoga ini bisa di terapkan dengan sebaik baiknya agar para peserta didik tetap bisa melakukan aktifitas belajar di tengah pandemic corona. Meskipun dengan sistem daring atau online,’’pungkaspnya. (K24/IMAM)

 

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.