KEBUMEN, Kebumen24.com – Hari keempat puasa Ramadan di Kebumen terdapat penambahan kasus positif virus corona (Covid-19). Kasus baru ini dialami seorang laki-laki berinisial S, berusia 58 tahun warga asal Kecamatan Kutowinangun. Sebelum dinyatakan positif corona, pasien pernah menjalani perawatan di Magelang lantaran penyakit gejala stroke.
Hal itu di sampaikan oleh Cokro Aminoto selaku juru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Kebumen, Senin 27 April 2020, didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kusbiantoro dan Kabag Humas Setda Eko Purwanto.
“Hari ini ada penambahan satu kasus positif laki-laki berinisial S usia 58 tahun rujukan laboratorium RST Magelang,” ungkapnya.
Cokro Aminoto menjelaskan, berdasarkan riwayat perjalanannya pasien ini awal mulanya berobat ke PKU Muhammadiyah Kutowinangun lantaran mempunyai riwayat stroke. Kemudian yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit di Magelang untuk menjalani perawatan. Sehari menjalani perawatan di Magelang, pasien menjalani tes swab dan dilakukan karantina di rumah sakit.
Dengan bertambahnya kasus tersebut, hingga kini tercatat kasus positif Covid-19 di Kebumen sebanyak 13 orang. Dimana dua diantaranya dinyatakan sembuh, dua lainnya meninggal dunia dan sisanya masih menjalani perawatan. Jumlah PDP sendiri sebanyak 124 orang dengan 26 diantaranya masih dalam pengawasan. Sedangkan ODP sendiri sebanyak 2.469 orang dengan 386 masih dalam pemantauan.
Sementara itu, Sekretaris DInas Kesehatan Kebumen sekaligus juga Humas Gugus Tugas Kusbiyantoro menyampaikan, bahwa pasien positif kali ini sebelumnya pada 21 April lalu, sempat menjalani perawatan RST Magelang lantaran mengalami sakit jantung dan syarat serta pneumonia ringan. Kemudian pada tanggal 23 dan 24 april dilakukan pengambilan swab. Lantaran kondisinya membaik pada 25 April diijinkan pulang, dan pada 26 April hasil swab dinyatakan positif. Sedangkan untuk Pasien sendiri, kini telah di rawat di RSDS Kebumen.
‘’ Pasien sekarang sudah di pindahkan ke RSDS Kebumen untuk menjalani isosali,’’jelasnya.
Terkait hal tersebut, kepada masyarakat dihimbau untuk terus mengikuti anjuran pemerintah. Salah satunya dengan sering mencuci tangan pakai sabun di air mengalir. Tetap tinggal di rumah, dengan menjaga jarak aman ketika berkomunikasi. Tidak melakukan kegiatan kumpul-kumpul dengan orang banyak, dan gunakan masker saat keluar rumah.
Selain itu tetap tenang dan tidak panik dan senantiasa berdoa. Setiap pagi hari agar membuka pintu dan jendela serta tidak menggunakan AC ruangan agar di dalam ruangan ada pergantian udara dan tidak lembab. Sedangkan Bagi para pemudik untuk lapor RT/RW setempat dan melakukan karantina diri, karena berisiko membawa Covid-19 meskipun tidak sakit. (K24/THR)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















