KesehatanPERISTIWA

Kasus Pertama Anak Reaktif Covid-19 di Kebumen

2050
×

Kasus Pertama Anak Reaktif Covid-19 di Kebumen

Sebarkan artikel ini
FOTO ILUSTRASI

KEBUMEN, Kebumen24.com- Seiring bergulirnya waktu, jumlah kasus Covid-19 di Kebumen terus menunjukan angka peningkatan. Sejauh ini anak-anak tampaknya paling aman dari kemungkinan terpapar Covid-19.

 

Namun kabar mengejutkan datang dari seorang anak yang dinyatakan reaktif positif setelah menjalani pemeriksaan berdasarkan rapid test. Dengan begitu, temuan tersebut merupakan kasus pertama usia anak di Kebumen berkenaan Covid-19.

 

Koordinator Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kebumen Kusbiyantoro mengatakan, tracking anak berusia 8 tahun yang dinyatakan reaktif ini memiliki rekam jejak kontak langsung dengan orang yang merupakan bagian dari Klaster Gowa.

 

“Anak perempuan delapan tahun dan termasuk yang diambil swab,” terangnya, saat Jumpa Pers di Command Center Covid-19, Senin, 27 April 2020.

 

Sebelumnya, tim medis telah melakukan penjemputan terhadap ODP dari Klaster Gowa untuk mendapatkan penanganan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Kebumen. Sebanyak 17 orang Klaster Gowa yang berasal dari berbagai Kecamatan saat ini menempati RS Darurat, terdiri 14 laki-laki, 2 perempuan dan 1 usia anak.

 

“Selama menunggu hasil swab dari laboratorium keluar mereka masih di RS Darurat dan hari ini kita juga masih menunggu hasil,” jelasnya.

 

Pada kesempatan itu, tim Koordinator Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kebumen menyampaikan, ada tambahan satu pasien yang dinyatakan positif terpapar virus corona dengan inisial S (58) asal Kecamatan Kutowinangun. Bertambahnya satu pasien lagi, maka jumlah pasien Covid-19 di Kebumen menjadi sebanyak 13 orang.

 

“Pada 21 April yang bersangkutan sempat melakukan pemeriksaan di salah satu RS di Magelang. Setelah di rontgen ternyata ada pneumonia ringan dan diambil swab ternyata positif,” imbuhnya.

 

Mengacu grafik pantauan Covid-19 di Kebumen menunjukan jumlah ODP sebanyak 2.469 orang dengan rincian 386 orang sedang dalam pemantauan dan 2.083 orang selesai menjalani pemantauan. Sementara untuk PDP saat ini sebanyak 124 orang, dimana 10 orang meninggal sebelum menerima hasil laboratorium, 32 orang selesai pengawasan dan 52 dinyatakan negatif. (K24/Hfd)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.